Tempo.co, Jakarta – pt Barito Energi Terbarukan TBK (Bren) diposting laba bersih Selama 2024 dari US $ 155 juta atau sekitar Rp 2,5 triliun (nilai tukar Rp. 16.500). Laba ini didorong oleh penurunan biaya keuangan dan peningkatan pendapatan bunga.
“Sepanjang tahun 2024, kami menghadapi tantangan operasional sambil mempertahankan komitmen kami terhadap efisiensi dan keberlanjutan. Meskipun ada hambatan sementara dalam produksi panas bumi, portofolio energi terbarukan Kami yang secara luas berkontribusi pada pendapatan yang stabil dan meningkatkan profitabilitas, “kata Hendra Soetjipto Tan, CEO Barito Renewables, dalam pengungkapan informasi di situs Bursa Efek Indonesia, Jumat, 21 Maret 2025.
Sementara itu, Bren mencatat pendapatan US $ 597 juta atau RP. 9,85 triliun. Penghasilan konsolidasian tumbuh didorong oleh kontribusi dari energi angin, meskipun ada gangguan yang tidak direncanakan di Darajat Unit 2. Saat ini, energi angin berkontribusi sekitar 4 persen terhadap total pendapatan konsolidasi. Bren mengatakan bahwa EBITDA konsolidasian tumbuh menjadi US $ 515 juta dengan margin EBITDA yang meningkat menjadi 86,3 persen, didorong oleh inisiatif untuk mengurangi biaya yang diterapkan oleh perusahaan.
Hendra mengatakan bahwa perbaikan dalam struktur biaya dan efisiensi operasional telah memperkuat fundamental perusahaan mereka. Kondisi ini, katanya, memungkinkan Bren untuk mencatat pendapatan kinerja keuangan yang lebih baik ke depan. “Kami tetap berkomitmen untuk memperluas kapasitas energi terbarukan dan mendukung target transisi energi nasional,” katanya.
Perusahaan terus berkomitmen untuk memperluas kapasitas energi terbarukan untuk mendukung pencapaian target emisi nol net Indonesia. Menurut Hendra, keberhasilan penyelesaian Proyek Binary Salak, yang mencapai kapasitas kotor 16,6 MW dan melampaui harapan awal, menekankan peran perusahaan dalam meningkatkan kapasitas generasi dan mengoptimalkan aset yang dimiliki.
“Selain itu, perusahaan secara aktif mengeksplorasi peluang investasi dan pengembangan strategis untuk memperluas portofolio energi terbarukan. pipa Sebuah proyek yang kuat, perusahaan berkomitmen untuk terus meningkatkan kapasitas terpasang, memperkuat perannya sebagai pemimpin dalam transisi energi Indonesia, dan menciptakan nilai jangka panjang yang berkelanjutan untuk semua pemangku kepentingan, “katanya.
Opsi Editor: Pelanggaran IPO Barito Energi Terbarukan