Aktor senior Ray Sahetapy meninggal pada hari Selasa (1/4) pada 21:05 WIB. Berita menyedihkan ini dikonfirmasi oleh putra Ray, Surya Sahetapy, melalui unggahan di Instagram.
"Selamat tinggal, Ayah! Kami selalu merayakan kenangan kebersamaan kami dengan Anda," Tulis Surya melalui unggahan @uryasahetapy, Selasa (1/4).
Surya juga mempercayakan salamnya kepada saudaranya, Gisca Putri Agustina Sahetapy, putra tertua dari perkawinan Ray Sahetapy dan Dewi Yull. Gisca meninggal pada 2010 karena sakit.
"Tinggalkan salam dan cinta untuk Kak Gisca," menulis Surya.

Tidak ada informasi lebih lanjut tentang berita menyedihkan ini. Koil telah menghubungi Surya, tetapi belum ada tanggapan. Meski begitu, itu diketahui sejak 2023, Ray berjuang melawan stroke.
Ray Sahetapy memulai debutnya di dunia film melalui film Girl (1980), karya sutradara 'Abbas Akup.
Kariernya terus berkembang sampai melalui film Noesa Penida, nama Ray dinominasikan sebagai aktor terbaik di Festival Film Indonesia 1989 (FFI).
Yang terbaru, Ray masih membintangi beberapa film populer seperti Nagabonar Reborn Films dan Meat Blood (2019), sebelum iblis mengambil ayat 2, 100 persen halal (2020), Jin Khodam, dan Curse Coffin (2023).