Bahlil mengusulkan subsidi bahan bakar 2026 untuk mencapai 19,5 juta kiloliter

Tempo.co, JakartaMenteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengusulkan subsidi minyak bahan bakar (BBM) pada tahun 2026 dari 19,28 hingga 19,5 juta kiloliter. Detail Subsidi BBM Di antara mereka, minyak tanah sebesar 0,52 hingga 0,54 juta kiloliter, dan subsidi diesel 18,53 hingga 18,74 juta kiloliter.

Selain itu, pemerintah juga mengusulkan subsidi LPG 3 kilogram sebesar 8,31 juta metrik ton. Bahlil menyatakan, subsidi LPG masih diberikan dalam bentuk perbedaan harga seperti minyak tanah.

Dalam pertemuan bersama Komisi Dewan Perwakilan Rakyat XII pada hari Rabu, 2 Juli 2025, Bahlil menyinggung rencana untuk mengurangi subsidi diesel. Dia menjelaskan, jika Indonesia berhasil menerapkan campuran biodiesel B50 secara penuh pada tahun 2025, maka impor bahan bakar diesel dapat dihentikan pada tahun 2026. “Tetapi dengan catatan, produksi dalam negeri tidak boleh turun dan B50 harus sepenuhnya diterapkan. Jika kita masih bertahan di B40, akan ada perbedaan antara konsumsi dan produksi, sehingga ada kemungkinan bahwa masih ada beberapa impor,” katanya.

Bahlil juga menyampaikan rencana pemerintah untuk mengubah peraturan presiden terkait dengan 3 kilogram LPG untuk mencegah kebocoran bersubsidi. Salah satu opsi yang dibahas adalah penerapan harga nasional sehingga tidak ada perbedaan antar wilayah. “Sejauh ini, negara telah menuangkan subsidi antara Rp. 10 hingga Rp. 87 triliun per tahun. Jika harga terus naik dan tidak terkendali, harapan negara dan kenyataan di lapangan tidak dapat sinkron,” katanya.

Untuk subsidi diesel, pemerintah masih mengusulkan Rp 1.000 per liter. Saat ini, harga ekonomi bahan bakar diesel mencapai Rp 10.343 per liter, sedangkan harga eceran adalah Rp 6.800 per liter. “Solar masih merupakan bahan bakar utama untuk darat, laut, kereta api, perikanan, pertanian, bisnis mikro dan layanan publik,” kata Bahlil.

Sumber berita

Add a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *