Kapal terbalik di Mentawai: 11 orang yang hilang, termasuk anggota DPRD dan 2 anak

Ilustrasi kapal tenggelam. Foto: Andrei_nistor/Shutterstock

Tim SAR gabungan masih mencari korban dalam insiden kapal terbalik di perairan Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatra Barat (Sumatra Barat). Justru di perairan antara Pulau Pagai Utara dan Pulau Sipora. 11 orang dinyatakan hilang, salah satunya adalah anggota DPRD Kepulauan Mentawai.

Anggota DPRD dikenal sebagai Isar Taileleu dari faksi Nasdem. Penjabat Kabupaten Kepulauan BPBD Kalaksa, Lahmudin Siregar, mengatakan orang yang bersangkutan adalah korban berikut dengan kedua anaknya.

“Sampai malam ini 11 korban belum ditemukan,” kata Lahmudin saat dihubungi gulunganMalam Senin (7/14).

Dia menjelaskan bahwa kapal itu dibalik untuk disewa oleh Departemen Perumahan dan Area Pemukiman (DPKP) dari Kabupaten Kepulauan Mentawai.

“Untuk anggota DPRD ini dia ingin mengunjungi Sikakap, ada pesta, pergi bersama dua anak. Jadi di kapal penumpang dicampur, ada warga, pegawai negeri BKSDM dan pegawai negeri sipil DPKP,” katanya.

Korban senang berenang 6 km

Dalam kejadian ini, para penyintas berjumlah tujuh orang. Mereka berenang sejauh sekitar enam kilometer ke daratan setelah kapal terbalik. Total ada 18 orang di kapal.

Insiden kapal terbalik terjadi pada hari Senin (7/14) pada pukul 11.00 WIB. Informasi kecelakaan baru diterima oleh tim SAR pada sore hari, karena mereka yang berenang baru saja tiba di daratan pukul 17.00 WIB.

Lahmudin mengatakan, operasi SAR terus dilakukan untuk mencari korban yang hilang. Kantor SAR Kepulauan Mentawai juga telah mengerahkan kapal untuk proses pencarian.

Selain itu, BPBD juga akan menggunakan lima kapal untuk membantu menemukan korban di pagi hari.

“Sampai tengah malam, operasi SAR ini berlanjut. Cuaca masih sedikit gelombang, tetapi kapal Basarnas cukup besar. Besok pagi dari BPBD Lima Boat dikerahkan,” tambahnya.

Diduga, penyebab pembalikan kapal kelompok DPKP adalah karena cuaca ekstrem. Pada hari Senin (7/14), hujan lebat disertai dengan angin kencang menghantam beberapa daerah di Sumatra Barat.

Sumber Berita

Add a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *