Kasus salah membaca jam untuk membuat pelancong ketinggalan kereta


Jakarta

Pulang menggunakan kereta Sering meninggalkan kisah unik yang dialami oleh para pelancong. Kasus ini salah membaca jam keberangkatan, seorang pelancong, Anwar, merindukan kereta.

Anwar mengakui bahwa dia terpaksa mendapatkan kembali tiket di Stasiun Gambir karena kereta ditinggalkan di stasiun Pasar Senen. Anwar ditinggalkan karena dia membaca waktu keberangkatan yang salah dengan tiket kereta.

“Aku merindukannya di Senen, ini sudah dari Senen di belakang, sekarang berlari di sini. Kehidupan baru ini tertinggal,” kata Mr. Anwar Detikcom Bertemu di Stasiun Gambir, Jakarta Tengah, Sabtu (22/2025).

Iklan

Gulir untuk melanjutkan konten

Anwar awalnya adalah calon penumpang di stasiun Pasar Senen. Dia seharusnya naik kelas kereta api Airlangg di 09.00 WIB. Namun, sayangnya, Anwar salah membaca jam keberangkatan.

“Sembrani Rp. 800 ribu, jika Airlangga adalah RP

Anwar pulang ke Lamongan dengan keluarga besar yang terdiri dari 10 orang. Tiket dari stasiun Pasar Senen dibeli oleh anak -anak mereka, Miftah.

Miftah, mengaku telah melupakan waktu keberangkatan tiket kereta api yang dia pesan. Miftah ingat jam keberangkatan pada pukul 11.00 WIB, tetapi tampaknya pada pukul 09.00 WIB.

Merindukan jamnya, kita lupa, Ingat Ini jam 11 tidak Dia tahu Ketika saya memeriksa lagi jam 9, jadi datanglah. Izinkan saya melakukan pulang hari ini, akhirnya saya mencarinya Harganya 800, “kata Miftah.

(AMW/AMW)

Hoegeng Awards 2025

Baca kisah inspirasional dari kandidat polisi yang patut dicontoh di sini



Sumber Berita

Add a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *