Kepala Polisi Jakarta Timur Hubungi Keluarga Mahasiswa UKI telah menolak otopsi


Jakarta

Kepala Polisi Metro Jakarta Timur, Komisaris Senior Nicolas Ary Lilipaly, mengatakan keluarga mahasiswa Universitas Kristen Indonesia (UKI), Kenzha Ezra Walewangko, telah menolak melakukan otopsi. Kenzha adalah siswa UKI yang meninggal karena dugaan pemukulan.

Ini disampaikan oleh Nicolas dalam pertemuan audiensi publik (RDPU) bersama dengan Komisi III Parlemen Indonesia dan keluarga Kenzha di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Tengah, Rabu (4/30/2025).

Awalnya, kata Nicolas, kepala Otoritas Kampus UKI membuat laporan di Polisi Metro Jakarta Timur pada hari Rabu 5 Maret 2024 pukul 00.30 WIB. Kemudian, pada 00.57 WIB, mayat korban dibawa ke Rumah Sakit Kepolisian Nasional untuk Autopsi.

Gulir untuk melanjutkan konten

“Saya sedikit menjelaskan di sini bahwa ketika korban dibawa ke Rumah Sakit Kepolisian Nasional, keluarga korban untuk melakukan otopsi dan menolak dibuat oleh laporan polisi,” kata Nicolas.

“Dan keluarga korban menyatakan bahwa mereka menerima korban meninggal sebagai bencana,” lanjutnya.

Nicolas mengatakan bahwa partainya telah mencoba melakukan otopsi pada tubuh korban. Dia mengatakan keluarga korban akhirnya bersedia melakukan otopsi.

“Kami bersikeras untuk terus melakukan otopsi dan pada akhirnya keluarga korban setuju dan bersedia untuk menjadi korban untuk dilakukan dengan otopsi,” jelasnya.

Pada kesempatan yang sama, ayah korban, Happy Walewengko, membantah bahwa ia telah menolak otopsi. Dia menekankan bahwa keluarga segera menerima permintaan izin otopsi.

“Sebagai informasi juga menurut kepala polisi bahwa otopsi kami tidak mengizinkannya salah, pada tanggal 5 (Maret) pagi, kami segera dihubungi dan meminta persetujuan apakah otopsi dapat dilakukan,” kata Happy.

“Saya sebagai seorang ayah setuju, karena anak itu pergi, ya tidak apa -apa menjadi otopsi sehingga terbuka dengan cerah,” tambahnya.

(AMW/FAS)

Hoegeng Awards 2025

Baca kisah inspirasional dari kandidat polisi yang patut dicontoh di sini



Sumber Berita

Add a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *