Legislator meminta kasus kematian siswa UKI untuk ditelusuri lebih dalam


Jakarta

Anggota Komisi Dewan Perwakilan Rakyat III dari Faksi Partai Gerindra, Martin Daniel Tumbelaka, menyoroti kasus kematian mahasiswa Universitas Kristen Indonesia (UKI), Kenzha Ezra Walewangko. Martin meminta agar kasus tersebut dilacak lebih dalam.

Ini disampaikan oleh Martin dalam pertemuan Dewan Perwakilan Rakyat III bersama dengan Kepala Kepolisian Metro Jakarta Timur Nicolas Ary Lilipaly dan keluarga dari Kenzha di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (4/30/2025). Martin mengklaim telah menerima banyak pesan dan permintaan penjelasan sejak kasus itu mencuat.

“Jadi saya mewakili orang -orang dari Sulawesi Utara, tentu saja, berterima kasih kepada kepemimpinan Komisi III dan juga mereka yang telah menerapkan RDPU ini sehingga nanti kami berharap untuk menyala terang dengan masalah ini,” kata Martin.

Gulir untuk melanjutkan konten

Martin menilai penyebab kematian Kenzha karena minuman keras terlalu cepat. Dia juga meminta agar kasus tersebut ditangani dengan serius.

“Kita melihat bahwa ada beberapa penyimpangan, tentu saja di sini yang perlu dieksplorasi. Jangan biarkan ini dibelokkan. Meninggal karena minuman keras, tetapi tampaknya ada beberapa saksi lain, saksi kunci menyatakan hal -hal yang berbeda, Sir,” katanya.

Martin meminta agar polisi memeriksa saksi yang belum ditanyai. Dia meminta agar saksi segera diperiksa untuk mengklarifikasi kasus ini.

“Jadi saya pasti akan terus mengawasi proses ini sampai masalah ini cerah dan keluarga yang ditinggalkan juga mendapat informasi dan jelas, dan mereka bisa tenang juga untuk acara ini,” tambahnya.

(AMW/FAS)

Hoegeng Awards 2025

Baca kisah inspirasional dari kandidat polisi yang patut dicontoh di sini



Sumber Berita

Add a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *