Libur Tahun Baru Imlek: 15.793 Tiket Kereta Api Sudah Terjual

PT KERETA Api Indonesia (Persero) Divisi Regional III Palembang mencatat penjualan sebanyak 15.793 tiket yang akan digunakan pada masa libur panjang Tahun Baru Imlek 2577/2026. Manajer Humas KAI Divre III Palembang Aida Suryanti mengatakan, data tersebut dikumpulkan per 8 Februari 2026 untuk periode perjalanan 13-18 Februari 2026 di wilayah Sumsel dan sekitarnya.

“Pada masa libur panjang Imlek, permintaan masyarakat terhadap layanan kereta api cukup tinggi. Hal ini terlihat dari penjualan tiket dan okupansi yang signifikan pada beberapa perjalanan favorit yang telah melampaui 100 persen,” kata Aida mengutip Antara.

Dia menjelaskan dua kereta ekonomi bersubsidi atau kewajiban pelayanan publik (PSO) mencatatkan tingkat keterisian tertinggi yakni KA Bukit Serelo Kertapati–Lubuk Linggau (PP) dengan tingkat penjualan tiket kereta api mencapai 116 persen. Kemudian KA Rajabasa antara Kertapati-Tanjungkarang (PP) mencapai 115 persen.

Menurut dia, tingginya okupansi tersebut menunjukkan kereta api masih menjadi moda transportasi pilihan masyarakat karena dinilai aman, nyaman, dan memiliki ketepatan waktu yang baik, terutama saat libur panjang. Meski demikian, KAI Divre III Palembang menyatakan masih tersedia pilihan perjalanan alternatif melalui KA Sindang Marga sambungan Kertapati–Lubuk Linggau (PP).

Hingga saat ini, tingkat penjualan tiket KA Sindang Marga untuk libur panjang enam hari atau libur Imlek masih berkisar 47 persen untuk kelas eksekutif dan bisnis. “Kami mengimbau masyarakat yang belum mendapatkan tiket untuk mempertimbangkan KA Sindang Marga karena masih banyak pilihan tempat duduk yang tersedia,” ujarnya.

KAI Divre III Palembang juga mengingatkan pelanggan untuk memesan tiket kereta api melalui jalur resmi KAIseperti aplikasi Access by KAI, website resmi KAI, dan mitra penjualan resmi untuk menghindari kehabisan tiket dan potensi penipuan.

Sumber berita

Add a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *