Massa demonstrasi di depan DPRD Sumatra Utara putus, situasi yang kondusif

Suasana massa di depan kantor DPRD Sumatra Utara, massa telah dibubarkan, Medan, Selasa (8/26). Dermaga. Amar Marpaung/Coil

Demonstrasi di depan kantor DPRD Sumatra Utara mulai dipukul oleh polisi pada pukul 18:00 WIB, Selasa (8/26). Massa akhirnya bubar, situasinya telah kembali ke kondusif.

"Situasi saat ini, Alhamdulillah, Puji Tuhan itu aman, karena kami pikir investasi, ekonomi berpikir," Kata Kepala Polisi Sumatra Utara, Inspektur Jenderal Whisnu Hermawan Februanto ketika bertemu setelah demonstrasi selesai di lokasi.

Whisnu mengatakan bahwa partainya mengerahkan 800 personel untuk mengamankan demonstrasi ini. Tidak ada korban dalam tindakan ini.

"Alhamdulillah, aman, bahwa tidak ada korban, ini berkat doa masing -masing," dia menjelaskan.

Kepala Polisi Sumatra Utara, Inspektur Jenderal Whisnu Hermawan Februanto Ketika bertemu setelah demonstrasi diamankan, Medan, Selasa (8/26). Dermaga. Amar Marpaung/Coil
Kepala Polisi Sumatra Utara, Inspektur Jenderal Whisnu Hermawan Februanto Ketika bertemu setelah demonstrasi diamankan, Medan, Selasa (8/26). Dermaga. Amar Marpaung/Coil

Tentang apakah ada massa yang diamankan, Whisnu mengatakan itu masih dalam pengumpulan data. "Kemudian, sekali lagi prosesnya," Kata Whisnu.

Sampai 20:00 WIB, polisi masih berjaga -jaga di depan DPRD Sumatra Utara. Sementara demonstran secara bertahap bubar.

"Ya, sampai aman (penjaga)," katanya.

Suasana massa di depan kantor DPRD Sumatra Utara, massa telah dibubarkan, Medan, Selasa (8/26). Dermaga. Amar Marpaung/Coil
Suasana massa di depan kantor DPRD Sumatra Utara, massa telah dibubarkan, Medan, Selasa (8/26). Dermaga. Amar Marpaung/Coil

Sebelumnya, demonstrasi di depan kantor DPRD Sumatra Utara kacau. Polisi menembakkan meriam air ke demonstran.

Demonstrasi berlangsung mulai pukul 14.00 WIB.

Para demonstran dari Aliansi Mahasiswa Universitas Sumatra Utara (USU) yang memiliki 12 tuntutan. Salah satunya adalah tentang penolakan tunjangan dan gaji DPR.

Sumber Berita

Add a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *