Tempo.co, Jakarta – Menteri Perumahan dan Area Penyelesaian (PKP) Maruarar Sirait Alias Ara mengungkapkan bahwa Badan Manajemen Investasi untuk Anagata Nusantara atau Dan antara akan membantu pembiayaan pengadaan 3 juta rumah. Dia mengungkapkan ini setelah mengunjungi kediaman kepala dan antara Rosan Roeslani saat Open house Idul Fitri 2025, di Jakarta Selatan.
“Kemudian jika (dana) habis, kami sudah mendapat bantuan presiden, Tn. Dasco, dan Mr Rosan,” kata Ara menjelaskan salah satu sumber pembiayaan program pengadaan rumah yang sedang dikerjakannya.
Ara juga mengatakan bahwa Rosan adalah teman lamanya. Menurutnya Menteri Investasi dan Hilirasi adalah angka yang diterima di semua lingkaran, terutama di dunia Perbisnisan. “Hampir tidak ada lawan, tidak ada musuh. Dia belajar banyak di sebuah perusahaan untuk diterima oleh semua orang,” katanya pada hari Selasa, 1 April 2025.
Dia mempertimbangkan keputusan itu Prabowo Menunjuk Rosan untuk memimpin dan antara adalah keputusan yang tepat. “Kami yakin itu akan berhasil. Karena dipandu oleh orang yang tepat. Angka itu penting sangat“Dia berkata.
Menanggapi permintaan menteri PKP, Rosan Roeslani mengatakan bahwa ia tidak menutup dirinya untuk membantu membiayai semua program pemerintah, termasuk salah satu dari 3 juta program rumah.
Namun, kata Rosan, pembiayaan masih harus melalui pertimbangan yang jelas dan memenuhi semua kriteria yang ditetapkan dan di antaranya. “Parameter yang kami buat, dalam hal kembaliPenciptaan lapangan kerja, dan dalam hal apakah ini dapat meningkatkan industrialisasi di Indonesia, “katanya.” Sehingga kita semua menganalisis dan mengevaluasi secara menyeluruh. ”
Program 3 juta House per tahun adalah program yang dijanjikan oleh Prabowo sejak periode kampanye. Oleh karena itu, Prabowo membentuk Kementerian PKP dan menunjuk Maruarar Sirait sebagai pemimpin dan Fahri Hamzah sebagai wakilnya.
Pada tahun 2025, Kementerian PKP hanya menerima anggaran RP
Pada bulan Februari, Ara juga bertemu dengan Menteri Perusahaan yang dimiliki negara (BUMM) Erick Thohir dan Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo untuk mengungkapkan peta kerja sama pembiayaan dari bank pemerintah atau Himbara. Program waktu 3 juta tahun yang diprogram oleh Presiden Prabowo Subianto, sebanyak dua juta unit akan dibangun di daerah pedesaan, sementara satu juta lainnya berfokus pada daerah perkotaan.
Riri Rahayu berkontribusi untuk menulis artikel ini.