Persib tidak menang malam ini, Bobotoh tetap 'berpesta' di Bandung

Bobotoh mengumpulkan persimpangan Jalan Sulanjana dan Jalan Tamansari atau di sekitar Balubur Town Square (Baltos), Bandung, sebelum konvoi pada Jumat (2/5) malam. Foto: Robby Bouceu/Coil

Tidak ada tampilan suram pada ratusan Bobotoh meskipun klub favorit mereka Persib Bandung kalah dalam pertandingan tandang melawan Malut United dengan skor 1-0 di Stadion Gelora Kie Raha, Ternate, Jumat (2/5) malam. Mereka bahkan melakukan konvoi dan 'berpesta' meskipun gagal lebih cepat untuk merangkul gelar League 1.

Memantau sejak 21:00 ratusan Bobotoh, mayoritas anak muda, pria dan wanita berkumpul di persimpangan Jalan Sulanjana dan Tamansari. Momen itu hidup. Peregangan bendera kecil diangkat, suar itu menyala, tanduk sepeda motor berteriak.

Sekitar 20 menit kemudian, mereka kemudian memulai konvoi, sebagian menuju jalan layang Pasupati. Aliran lalu lintas di sana tiba -tiba ramai. Namun, tidak ada kepadatan panjang. Petugas polisi yang telah siaga dengan cepat mengungkap aliran lalu lintas saat penumpukan dimulai.

Suasana di Flyover Pasupati tidak kalah hidupnya. Mengenakan jersey dan atribut yang mirip dengan syal, untuk mengibarkan bendera biru-putih, Bobotoh yang terlihat dalam kegembiraan.

“Masih ada di puncak klasemen dan pertandingan melawan Barito kemudian di Bandung untuk menang. Sekarang saya ingin konvoi ke Cimahi,” kata Ajiz (25), salah satu Bobotoh yang berada di jalan layang, Jumat (2/5).

Malut United vs Persib Bandung pada minggu ke -31 Liga 1 2024/25 di Stadion Gelora Kie Raha, Ternate, pada hari Jumat (2/5/2025). Foto: Malut Doc
Malut United vs Persib Bandung pada minggu ke -31 Liga 1 2024/25 di Stadion Gelora Kie Raha, Ternate, pada hari Jumat (2/5/2025). Foto: Malut Doc

Meski begitu, dia tidak menyangkal ada sedikit kecewa ketika menonton pertandingan Maung Bandung dengan Malut United sebelumnya. Salah satu hal yang dia singgung adalah bahwa Persib, menurutnya, bermain bola terlalu banyak.

“Lalu, ada banyak hal yang seharusnya tidak diperlukan. Seperti kartu merah untuk Ciro Alves,” katanya.

“Tetapi jika Anda melihatnya, itu jelas dilanda siku. Bukan wasit (siapa yang salah),” katanya.

Apa yang dikatakan Ajis mungkin berbeda dari pandangan Bobotoh lainnya. Misalnya, seseorang yang saat melintasi sepeda motor, mengatakan bahwa wasitnya jelek.

“Wasit sudah usang, Mang,” teriaknya dalam puisinya.

Selain Flyover Pasupati, yang dipenuhi oleh Bobotoh setelah pertandingan Persib di minggu ke -31 ini, adalah Taman Cikapayang Dago. Ratusan Bobotoh berkumpul di sana, menyalakan suar, menyanyikan sejumlah slogan Persib ke Halo-Halo Bandung.

Meskipun kalah dalam pertandingan malam ini, Persib Bandung masih menduduki puncak klasemen League 1. Dia masih memiliki 3 pertandingan tersisa di musim 2024/2025. Meskipun pesta kejuaraan tertunda, Bobotoh tetap yakin bahwa minggu depan ia dapat memenangkan gelar berturut -turut di Bandung.

Sumber Berita

Add a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *