Polisi memberikan bantuan psikologis kepada 31 korban ABG dari Jepara Sex Predator


Semarang

Polisi memberikan bantuan kepada 31 korban ABG dari seks predator di JeparaJawa Tengah. Bantuan itu berkoordinasi dengan berbagai lembaga.

“Saat ini, memperdalam dari penyelidikan tersangka berkoordinasi dengan para pemangku kepentingan seperti dari PPA, pemerintah provinsi, KPAI dan juga akan berkoordinasi dengan Polda Psychology untuk memberikan layanan yang dijamin kepada para korban agar tidak menjadi beban psikologis karena masalah masalah ini,” kata Artanto di kantor pusat Java pusat. DetikjatengKamis (1/5/2025).

Sejumlah item bukti telah diamankan oleh polisi. Salah satunya adalah ponsel pelaku.

Gulir untuk melanjutkan konten

Rupanya, ada beberapa file yang dihapus dari ponsel predator seks ini. Saat ini polisi berusaha mengembalikan riwayat ponsel pelaku.

“Sesuatu telah dihapus. Jadi inilah mengapa Anda ingin membukanya di Labfor. Hari ini kami akan membuka sejarah (ponsel tersangka),” kata DWI ketika dihubungi oleh wartawan.

Dia mengatakan polisi terus mengeksplorasi pernyataan para pelaku, terutama tentang motifnya. “Pengakuan tersangka adalah untuk keuntungan pribadi. Oleh karena itu, kami akan membuktikan ini, apakah diperdagangkan baik di telegram atau orang lain,” jelas DWI.

Lihat lebih banyak Di Sini

(Isa/DHN)

Hoegeng Awards 2025

Baca kisah inspirasional dari kandidat polisi yang patut dicontoh di sini



Sumber Berita

Add a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *