Sebanyak 65 persen warga negara Indonesia terpapar upaya penipuan setiap minggu

Tempo.co, Jakarta – Dalam Laporan Penipuan Asia 2024 yang disusun oleh Global Anti-Scam Alliance (GASA), disebutkan sebanyak 65 persen orang Indonesia mengalami upaya penipuan setiap minggu. Penipuan ini terjadi dalam berbagai bentuk, mulai dari penawaran pekerjaan palsu hingga penipuan investasi.

Untuk menghadapi meningkatnya ancaman, aliansi anti-scam global (GASA) dari cabang Indonesia diluncurkan. Gina Indonesia akan fokus pada pertukaran informasi antara industri, kampanye pendidikan publik, dan inovasi kebijakan untuk memperkuat kepercayaan dan keamanan digital.

Salah satu misi utama Goda Indonesia adalah membentuk koalisi sektor swasta yang erat bekerja sama dengan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan lembaga terkait lainnya, untuk memastikan sinergi yang kuat antara sektor publik dan swasta.

Kemarin, Indosat Ooredoo Hutchison dan MasterCardBersama dengan Asosiasi Fintech Indonesia (Aftech), mengumumkan peluncuran Cabang Indonesia. Ini adalah cabang gas kedua yang diluncurkan di Asia Tenggara, setelah peluncuran di Singapura tahun lalu. GASA adalah organisasi nirlaba internasional yang mengumpulkan pemangku kepentingan dari sektor publik dan swasta untuk menangani kejahatan dunia maya.

Manajer Negara MasterCard Indonesia Aileen Goh (kedua dari kiri), Dewan Komisaris OJK Friderica Widyasari, dan Kepala Pejabat Hukum & Pengatur PT Indosat TBK Reski Damayanti, dan sejumlah bab Gation Indonesia 'Kursi Gasa 5 Bab Indonesia di Jakarta, 20 Juli, 202. 202. 202. 202. 202. 202. 202. 202. 202. 202. 202. 202. 202. 202. 202. 202. 202 Juli.

Indosat akan memimpin Cabang Indonesia sebagai Ketua, dengan Mastercard dan Aftech sebagai Wakil Ketua. “Indosat dengan bangga berkontribusi pada kepemimpinan kami dalam gerakan ini, sejalan dengan tujuan besar kami untuk memberdayakan Indonesia,” kata Kepala Hukum & Pengaturan Indosat Reski Damayanti yang menjabat sebagai ketua Gina Indonesia dalam sebuah pernyataan resmi pada Kamis, 31 Juli 2025.

Menurut Manajer Negara Indonesia Mastercard Aileen Goh-Who membawa posisi Wakil Ketua Goda Indonesia, aliansi ini memiliki peran penting dalam menjembatani Indonesia dengan jaringan global aliansi anti-pudu. “Peluncuran Cabang Gina Indonesia menggabungkan keahlian global dan lokal terbaik untuk melawan penipuan digital dengan memanfaatkan pengalaman kolektif semua anggota,” katanya.

Peluncuran Goda Indonesia menerima respons positif dari OJK. “OJK menyambut pembentukan cabang Goda Indonesia sebagai inisiatif strategis yang sejalan dengan misi kami melalui Pusat Anti-Scam Indonesia (IASC) untuk memperkuat kolaborasi lintas-sektoral dalam menangani penipuan dan meningkatkan perlindungan konsumen,” kata kepala eksekutif dari perilaku jasa keuangan, pendidikan, dan perlindungan konsumen dari OJK.

Saat ini, Goda Indonesia sedang memulai penelitian tentang kondisi penipuan di Indonesia. Penelitian ini akan memberikan wawasan baru tentang lanskap ancaman lokal, kerentanan konsumen, dan mengembangkan taktik penipuan. Diharapkan bahwa hasil penelitian ini dapat memberikan pengetahuan bagi para pemangku kepentingan di berbagai sektor untuk merumuskan strategi pencegahan yang efektif.

Sumber berita

Add a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *