Dalam beberapa menit, desa yang semula tenang berubah menjadi panik. Abu panas berjatuhan seperti hujan, pepohonan seketika mengering, dan udara menjadi sulit untuk dihirup. Banyak warga yang tidak membawa apa pun, baik tas, dokumen, maupun pakaian. Mereka hanya berlari, memeluk anak-anak, dan berpegangan tangan agar tidak terpisah. Di tengah kabut abu yang menutupi langit, mereka hanya mengandalkan naluri untuk menjauh sejauh mungkin dari bahaya.
Add a comment