Jakarta –
Wakil Kepala Kepala Polisi Metro Jaya Brigadir Jenderal Djati Wiyoto Tentanghy Bersamaan dengan pangkat setelah doa Idul Fitri 1446 jam di Stadion Precision, Markas Besar Kepolisian Metro Jaya, Jakarta Selatan, pagi ini. Djati mengundang stafnya dan orang -orang yang hadir untuk memperkuat persaudaraan.
“Idul Fitri tidak hanya tentang kemenangan setelah menjalani Ramadhan, tetapi juga tentang memperkuat rasa persaudaraan dan perhatian. Kami berharap bahwa semangat ini tercermin dalam setiap tugas melayani dan melindungi masyarakat,” kata Djati dalam pernyataannya, Senin (3/31/2025).
Doa ID dihadiri oleh sejumlah Kepala Pejabat Kepolisian Metro Jaya Irwasda Kombes Nur Cholis, Kepala Komisaris Hubungan Masyarakat Ade Ary Syam Indradi, Komisaris Dirpamobvit Joko Sulisio, Komisaris KSPN Lido Juwito Purnomo dan lainnya. Doa ID juga dihadiri oleh ratusan anggota Polisi Metropolitan Jakarta.
Gulir untuk melanjutkan konten
Beberapa petugas polisi yang bertugas terus melakukan ibadah yang mengenakan seragam resmi. Polda Metro Jaya sendiri memobilisasi ribuan personel dalam operasi Ketupat Jaya 2025 untuk memastikan suasana Idul Fitri aman dan nyaman.
Momen ID Doa di Stadion Presisi Polisi Metropolitan Jakarta (Doc. Special)
|
ID Imam dan Khatib Salah di Polisi Metro adalah Prof. Kh Asafri Jaya Bakri. Dalam khotbahnya, ia mengingatkan polisi untuk selalu menjaga kesalehan dan memperkuat persaudaraan dengan masyarakat.
“Hari kemenangan ini adalah momentum untuk merenungkan diri mereka sendiri, meningkatkan kualitas iman, dan memperkuat komitmen dalam mempertahankan persaudaraan, baik di polisi maupun dalam kehidupan sosial,” katanya.
(Wnv/haf)
Hoegeng Awards 2025
Baca kisah inspirasional dari kandidat polisi yang patut dicontoh di sini